Kali ini saya ingin memposting materi mengenai kepala pembagi
Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kita semua
a. Tujuan Kegiatan
Setelah mempelajari materi ini diharapkan siswa memiliki kompetensi :
1) Memahami dan mampu menggunakan kepala pembagi
2) Memahami penggunaan kepala pembagi
b. Uraian Materi
Kepala Pembagi
Baca entri selengkapnya »
Posted by
Agusnie pada Desember 1, 2011
PENUNJUKAN UKURAN
(agusnie@gmail.com)
Kali ini saya ingin menyampaikan materi tentang Penunjukkan ukuran: Materi ini merupakan sub materi dari Gambar teknik Mesin
Penunjukkan ukuran Merupakan syarat penting untuk melengkapi gambar Teknik yaitu :
- Mencatat/menulis semua ukuran yang diperlukan untuk membuat potongan benda kerja.
- Jangan menulis nilai ukur terlalu banyak, yang tidak perlu atau tidak masuk akal.
- Cara penulisan ukuran yang benar.
Dalam penunjukan ukuran perlu diperhatikan :
- Bentuk-bentuk pokok
- Bagaimana kita mengukur ukuran saat mengerjakan dengan mesin atau perkakas lain.
Menetapkan ukuran yang perlu
Prinsip – Prinsip
- Ukuran yang dibuat harus jelas, sederhana dan mudah dibaca.
- Penunjukan ukuran harus diletakan pada pandangan depan
(pandang utama) suatu benda dan menyatakan semua bagian dari suatu
konstruksi benda.
- Jika memungkinkan, semua ukuran diletakan di luar garis benda.
- Functional Dimentions (F) /ukuran yang berfungsi : yaitu ukuran yang mempunyai fungsi untuk pertimbangan pemasangan (assembly)
- Non-Functionals (NF) : yaitu ukuran yang tidak mempunyai fungsi dalam pemasangan (assembly)
Auxilary Dimentions (Aux) : yaitu ukuran bantu yang diberikan tanpa toleransi, hanya sebagai informasi.
Aturan dasar pemberian ukuran :
Proses definisi suatu ukuran, lokasi dan komponen geometris pada gambar teknik atau gambar lainnya.
- Terdapat 2 type bentuk ukuran yang dipergunakan :
1.Dimensi Ukuran Ukuran dari komponen geometris dari suatu bagian (Diameter silinder atau lebar sebuah lingkaran/lobang).
2.Dimensi Lokasi Penempatan semua komponen geometris yang
mempunyai hubungan satu sama lainnya (jarak antara bagian tepi dan pusat
suatu lingkaran/lobang.

Pembuatan Penunjukkan Ukuran

Keterangan :
a.Kelebihan garis batas ukuran + 1 – 2 mm
b.Ekor panah + 2 mm
c.Tinggi angka ukuran + 3,5 mm
d.Jarak angka ukuran dari garis ukuran + 1 mm
e.Jarak garis ukuran terhadap garis benda + 10 mm
f.Jarak antara tiap-tiap garis ukuran + 10 mm (Bila ruang gambar tidak memungkinkan dapat dikurangi, asal serasi)
g.Ukuran yang tidak mungkin dibuat anak panah dapat diganti dengan titik atau garis miring.
Letak Ukuran
Semua angka ukuran harus diletakkan diatas garis ukuran/penunjukkan.
– Ukuran horisontal terletak diatas garis ukuran
– Ukuran vertikal terletak disebelah kiri garis ukuran (caranya dengan memutar kertas gambar 900 searah jarum jam)

- Angka-angka ukur yang tidak horisontal atau vertikal, harus ditulis sesuai garis ukurnya
- Penulisan ukuran sudut ditulis sesuai garis busurnya


Garis Bantu, Tanda Panah, Huruf/Angka
Garis bantu –> Garis tipis
– Gambar kepala panah digambar pada garis pembantu dan besarnya disesuaikan dengan tebal garis benda
– Angka/Huruf ukuran diletakkan ditengah-tengah garis penunjukkan ukuran, besarnya disesuaikan dengan gambar benda.
– Jika mungkin, garis penunjukkan ukuran jangan sampai memotong garis bantu
– Ukuran lebih panjang diletakkan semakin menjauhi gambar benda

Ukuran Pembantu
Hanya sekedar membantu untuk lebih menjelaskan ukuran
yang berfungsi, tanpa ukuran inipun, pembuatan benda sudah dapat
dilaksanakan, oleh karena itu ukuran ini “tidak harus” dibuat. Bila diberikan, penulisannya harus didalam “Tanda Kurung“.

Penambahan Huruf dan Simbol

Keterangan :
- Simbol Ø = Penampang bagian berbentuk bulat
- Simbol p = Penampang bagian berbentuk bujursangkar (bila bentuk penampang sudah jelas bulat/bujursangkar maka simbol Ø dan p tidak boleh digambar
Jarak Lingkaran
Penunjukkan ukuran jarak lingkaran ditentukan dari titik pusat lingkaran, bukan dari sisi lingkaran.


Radius dan Diameter Bola

Tali Busur, Busur dan Sudut

Sudut

Benda Simetris
- Penunjukkan benda simetris dengan menambahkan tanda simetris
- Ukuran dari bagian benda yang simetris digambar dengan garis sumbu yang sama

Susunan Ukuran
- Ukuran Paralel
Cara pemberian ukuran ini, yang lebih dipentingkan
adalah ukuran-ukuran untuk tiap elemen terhadap suatu garis referensi
atau titik dasar


- Ukuran Berantai
Cara pemberian ukuran ini dipakai bila jarak antara setiap elemen harus lebih diperhatikan.

- Ukuran Kombinasi
Mengingat berbagai variasi kepentingan, maka pada prakteknya cara inilah yang paling banyak dipergunakan.

Akhirnya mudah-mudahan sedikit materi mengenai Penunjukkan ukuran ini
dapat memberikan manfaat bagi kita semua Amin…..SALAM SMK BISA!!
Posted by
Agusnie pada November 28, 2011
Action Plan/Langkah Kerja
Langkah kerja merupakan tahapan-tahapan proses pengerjaan yang harus
dibuat/direncanakan sebelum prose pengerjaan, sehingga diharapkan hasil
yang dicapai akan tepat, cepat dan efisien, kesalahan-kesalahan dalam
perencanaan atau langkah kerja dapat berakibat buruk terhadap hasil
pekerjaan.
Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memulai suatu pekerjaan adalah sebagai berikut:
-
Mengidentifikasi gambar kerja
Gambar kerja adalah suatu alat komunikasi bagi operator mesin baik di
bengkel/industri yang memberikan informasi mengenai tanda-tanda
pengerjaan,toleransi dll.
-
Mengidentifikasi dokumen-dokumen yang terkait dengan gambar kerja.
Setelah kita mampu memahami dan menerapkan petunjuk yang terdapat
dalam gambar kerja maka kita akan dapat mengidentifikasi dokumen-dokumen
yang terkait dengan benda kerja sehingga kita juga dapat menentukan:
- Mesin yang akan dipakai
- Alat potong yang dipakai
- Alat-alat bantu
- Alat ukur yang sesuai dengan produk yang akan kita buat
- Bahan apa yang dipakai sehingga kita dapat menetukan ;kecepatan
putar sumbu utama,kecepatan potong,bahan alat potong dan kedalaman
penyayatan.
Dibawah ini terdapat tiga buah gambar kerja. Buatlah suatu
perencanaan/langkah-langkah pengerjaan dari masing-masing gambar
tersebut yang meliputi
A.Persiapan bahan (Pemotongan bahan sesuai dengan kebutuhan)
B.Peralatan yang digunakan (Peralatan apa saja Yang dibutuhkan dalam proses pengerjaan)
C.Tindakan Keselamatan (Hal-hal yang berkaitan dengan upaya mencegah terjadinya kecelakaan kerja)
D. Urutan Langkah-langkah pengerjaan/Proses Pemesinan (Tahapan-tahapan pengerjaan yang berurutan)
Tugas ini Khusus diberikan Kepada siswa kelas dua dan dikumpulkan
sebelum pelaksanaan Ujian Akhir semester ganjil sebagai tugas mandiri
terstruktur. Dan dikirimkan melalui email: agusnie@gmail.com


0 komentar:
Posting Komentar